Cara Menanam mangrove jenis Rhyzophora stylosa di hamparan karang mati

July 13, 2017

Indonesia Placeholder
Indonesia

Cara Menanam mangrove jenis Rhyzophora stylosa di hamparan karang mati

Tentang organisasi Pelaksana: 

Nama: Yayasan Pemuda Mitra Masyarakat Desa (YPMMD) Sulbar

Negara: Indonesia

Tahun Didirikan: 1995

Jenis organisasi: Asosiasi atau organisasi berbasis komunitas / Status nirlaba yang diakui secara hukum / Kelompok atau asosiasi pemuda

Deskripsi dan inovasi dari solusi

Biasanya orang menanam mangrove pada lahan berlumpur dan minimal dekat aliran sungai, disini kami berusaha menghijaukan hamparan karang mati akibat pemboman dan peracunan ikan pada tahun 80-an hingga 90-an. Tahun tahun awal kegiatan selalu menghadapi kegagalan, mangrove mati tanpa diketahui kenapa. Barulah pada tahun 95 kami mulai bisa menanam dan memberikan hasil terbaik, caranya dengan melubangi lahan dengan linggis dan memasukkan sedikit tanah dan tancapkan propagul, kami tidak menanam bibit mangrove tapi propagul, karena akar yang tumbuh secara perlahan lebih cepat mengikat karang. Dan yang paling p[enting hingga usia 2 tahun, mangrove muda dilokasi seperti ini harus dirawat layaknya seorang "bayi', merawat dari sampah laut, kerang dan tiram yang melukai batang mudanya. Pembersihan kerang dan tiram pada batang muda menggunakan sabut kelapa, dan dilakukan minimal sebulan sekali.

Elemen Alam

Hutans / Lautan / Pantai / Lahan basah

Jenis Tindakan

Perlindungan / Restorasi / Penggunaan berkelanjutan / Pencegahan polusi, bersihkan / Kesadaran dan pendidikan

Elemen Pembangunan Berkelanjutan

Pekerjaan dan mata pencaharian / Pengurangan risiko bencana / Tindakan iklim

Terkait Berkelanjutan Development Goal (s)

      

Dampak lingkungan

Dengan hamparan mangrove seluas kurang lebih 60 ha yang ditanam secara swadaya, yang langsung dirasakan masyarakat adalah rasa aman dari angin dan gempuran ombak, pemukiman dan tanaman kelapa rakyat tidak lagi terancam oleh abrasi. Lokasi ini sekarang telah didirikan Mangrove Learning Center, dan telah mendidik lebih dari 400 sahabat mangrove dan 8 kelompok petani mangropve di sulawesi barat. Telah banyak hewan-hewan yang dulu tak ada, seperti udang, kepiting dan beberapa jenis burung yang kini menjadi penghuni utama lokasi ini. Dan dengan modal sertifikasi dari BPTH (Balai Perbenihan Tanaman Hutan) Sulawesi, YPMMD bersama masyarakat menghasilkan 400.000 mangrove setiap tahun.

Dampak pembangunan berkelanjutane

Kerjasama dengan Universitas Sulawesi barat dalam pengelolaan hasil olahan mangrove seperti acanthus untuk pembuatan teh, Sonneratia sp. untuk pembuatan sirup dan dodol serta pembuatan kripik berbahan dasar Avicennia sp. adalah hal-0hal yang memberikan semangat baru bagi masyarakat sekitar sini bahwa selain memberikan dampak lingkungan, mangrove juga memberikan dampak ekonomi lain. Pekerjaan lain dari masyarakat adalah beternak kambing, dan akhir-akhir ini, daun sonneratia sp. ternyata sangat baik untuk pakan dan sangat disukai oleh ternak kambing. Dalam hal pendidikan dengan terbangunnya Mangrove Learning Center, tempat ini semakin menjadi pertimbangan bagi masyarakat akademisi dan mahasiswanya untuk melakukan riset dan praktek kerja lapang. Lokasi ini juga secara perlahan mulai berkembang menjadi salah satu tujuan wisata di sulawesi barat, utamanya wisata pendidikan lingkungan,

Skalabilitas

Kegiatan penanaman mangrove dihamparan karang mati bisa dilaksanakan ditempat manapun di Indonesia, dengan menerapkan hal-hal prinsip seperti jangan menanam bibit mangrove, tapi gunakan propagul (buahnya). Menggunakan aktivator (tanah pada pertumbuhan mangrove ditempat lain) sebagai pemancing keluarnya akar mangrove, dan yang paling penting adalah pemeliharaan mangrove muda.

Replikabilitas

Didalam negeri (Indonesia) sudah pasti dapat di replikasi, namun untuk dinegara lain, mungkin bisa mungkin juga tidak, karena kami tidak menguasai pengetahuan tentang iklim dan hal lain yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove.

Berbagi solusi ini:

 


 

Equator Blog

About Equator Initiative 

Contact Us

Follow Us: