Pengawasan mandiri terhadap lokasi PAAP melalui pembentukan Pokmasawas

July 13, 2017

Indonesia Placeholder
Indonesia

Pengawasan mandiri terhadap lokasi PAAP melalui pembentukan Pokmasawas

Tentang organisasi Pelaksana: 

Nama: Forum Nelayan Posa'asa

Negara: Indonesia

Tahun Didirikan: 2015

Jenis organisasi: Asosiasi atau organisasi berbasis komunitas / Status nirlaba yang diakui secara hukum / Kelompok atau organisasi adat

Deskripsi dan inovasi dari solusi

Berangkat dari permasalahan banyaknya pencurian ikan yang terjadi di wilayah perairan Kadie Liya oleh pihak dari luar Kadie Liya, maka Forum Nelayan Posa'asa bersama dengan DKP Kabupaten Wakatobi membentuk Pokmaswas. Pokmaswas adalah Kelompok Masyarakat Pengawas yang bertugas memonitor dan mengawasi setiap kegiatan yang terjadi di lokasi PAAP Kadie Liya.

 

Elemen Alam

Lautan / Pantai / Margasatwa

Jenis Tindakan

Perlindungan / Restorasi / Penggunaan berkelanjutan / Akses dan pembagian keuntungan / Advokasi hak tanah & air

Elemen Pembangunan Berkelanjutan

Pekerjaan dan mata pencaharian / Ketahanan pangan / Tindakan iklim

Terkait Berkelanjutan Development Goal (s)

      

Dampak lingkungan

Fungsi Pokmaswas dipertahankan untuk berjalan dengan rutin, yang memberi dampak:
1. Berkurangnya kejadian pengeboman ikan
2. Berkurangnya kejadian pencurian ikan
3. Bertambah luas tutupan terumbu karang di zona inti/DPL
4. Meningkatnya jumlah biomassa ikan karang

Dampak pembangunan berkelanjutane

Dampak yang terjadi terhadap pembangunan berkelanjutan adalah:
1. Menjaga wilayah tangkap dari pencurian ikan sehingga menjamin keberlangsungan sumberdaya perikanan untuk ketahanan pangan
2. Menjamin adanya pekerjaan bagi nelayan di 5 Desa untuk tetap menangkap ikan di lokasi PAAP Pulau Sumanga

Skalabilitas

Inisiatif pengawasan berbasis lokal ini akan bisa diterapkan sampai tingkat nasional dengan sistem kompetisi penilaian efektifitas tim Pokmaswas di tingkat kabupaten dan propinsi. Masyarakat Liya Raya telah membuktikan bahwa dengan kesadaran dan tingkat pemahaman yang tinggi, nelayan lokal mampu mengawasi dan menjaga wilayah tangkapnya dari gangguan luar.

Replikabilitas

Pokmaswas yang diperkuat oleh adat memberi kekuatan kepada Forum Nelayan Posa'asa dalam menjaga kawasan pemancingan ikan. Dengan kebijakan revitalisasi sistem Wehai (melindungi wilayah tertentu), Sismaswas (Sistem Masyarakat Pengawas) mendapat legitimasi langsung dari dewan adat Sara Liya.

Sistem seperti ini akan bisa direplikasi di tingkat kecamatan lainnya dan secara bertahap bisa direplikasi sampai ditingkat propinsi dan nasional.

Berbagi solusi ini:

 


 

Equator Blog

About Equator Initiative 

Contact Us

Follow Us: